Zulham Bermain Buruk Pada Musim ini

Performa Zulham Bermain Buruk bersama PSM di tiga laga boleh dikata positif. Saat bertahan, dengan posisi yang baik ia empat kali melakukan pemulihan bola dan tiga kali memutus suplai bola (intersep) saat tim lawan melakukan serangan.


Perannya sebagi pemain sayap secara statistik juga baik. Tetapi, belum menunjukkan kualitas penggawa tim nasional Indonesia ini. Tak ada pergerakan berarti yang dapat mengancam pertahanan lawan. Tiga kali dribble, hanya sekali gagal. Demikian pula dengan umpan. 36 kali memberikan umpan, gagal 10 kali. Persentase sukses 70 persen. Bergabunglah dengan agen casino terpercaya saat ini untuk memainkan judi online yang aman.

Mantan pemain Mitra Kukar ini juga tidak mampu melepaskan tembakan yang akurat ke gawang lawan. dari tiga laga, ia hanya mampu melepaskan dua kali tembakan. Satu tembakan diblok dan sekali melebar. Soal data Zulham itu, mantan pemain tim nasional PSSI era 60-an, Saleh Ramadaud mengaku rekrutan anyar itu butuh diberi kesempatan.

Ia harus diberi kesempatan lebih agar menunjukkan kualitas mereka. Kesempatan yang lebih, kata dia, bukanlah alasan yang tidak logis. Sebab, rekrutan baru itu didatangkan untuk menambah kekuatan tim. Bukan mengisi bangku cadangan. Karena itu, wajar jika mendapat kesempatan bermain lebih banyak.

"Saya yakin pemain yang didatangkan kualitasnya pasti lebih bagus. Mubazir jika tidak dimaksimalkan. Banyak yang menunggu gebrakan rekrutan anyar kali ini," harapnya. Pada sesi latihan kemarin, Pavel memang mengisi pos pemain inti. Bersama Ferdinand, ia akan menjadi mendobrak pertahanan Perserui.

Ditemui, Zulham mengaku siap memberikan penampilan terbaiknya. Ia siap membuktikan kualitasnya sebagai eks timnas dan pemain terbaik Piala Presiden 2015. "Saya datang ke PSM jelas ingin membawa PSM juara dan memberikan penampilan terbaik. Saya akan menunjukkan itu," janjinya.

Sebaliknya, Pavel mengaku masih mencoba beradaptasi dengan karakter dan permainan timnya. Diakuinya persaingan di Indonesia sangat ketat. Harus tampil all out jika ingin terpilih. Pengalaman bermain lawan Persija menurutnya sedikit memberinya gambaran seperti apa tim di Liga 1.